LOGIN

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday11
mod_vvisit_counterYesterday77
mod_vvisit_counterThis week11
mod_vvisit_counterThis month3389
mod_vvisit_counterAll days872204

MAP

WHO'S ONLINE

We have 11 guests online
Featured Links:

Banner
Banner

Search in this site

Search in Google

Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)
Home

Welcome to Faculty of Engineering UBAYA

  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
  • Foto: Team doc. ITFEST
Lawan COVID-19, Ubaya Beri Bantuan APD dan Bilik Aseptik Lewat Pemkot Surabaya PDF Print E-mail
Written by Bernadus Boli   
Sunday, 12 April 2020 12:41
Share | |



Telah sebulan lebih lamanya, pandemi virus Corona atau Covid-19 ini mewabah di Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia sudah melakukan berbagai cara untuk menekan penyebaran visrus ini, tak lupa pemerintah kota Surabaya juga melakukan berbagai upaya dalam menekan dan menghambat penyebaran virus ini. Untuk membantu Pemerintah Kota Surabaya menanggulangi situasi ini, Ubaya menyerahkan donasi berbagai APD untuk tenaga kesehatan kepada Pemkot Surabaya. Sumbangan tersebut, antara lain, 20 boks masker, 10 boks glove SGPP steril, 100 unit hazmat suit, 50 pasang sepatu bot, 300 pasang kacamata pelindung, 80 jeriken cairan antiseptik yang masing-masing 5 liter, 20 jeriken cairan disinfektan yang masing-masing 5 liter, dan 2 bilik aseptic, yang mana 2 bilik aseptik tersebut adalah hasil karya dosen, mahasiswa dan keryawan dari salah satu Prodi. Baru  yaitu Teknik Mesin dan Manufaktur FT Ubaya

Di depan Rektor Ubaya Ir Benny Lianto MM BAT, Risma mengatakan jika bilik ini aman digunakan. Bahkan negara-negara maju lainnya sudah mulai banyak yang memakai bilik aseptik atau bilik sterilisasi.

"Karena kan virus senang di logam, kancing, sabuk, kaca mata. Kalau yang dicuci hanya ini (tangan) tidak ada gunanya. Semua negara pakai ini bilik, Jerman, Turki, Belanda bahkan Amerika mau buat," kata Risma di depan Balai Kota Surabaya, Kamis (2/4/2020).

Risma menceritakan hingga kini dia terus menggunakan kaca mata. Sebab, area wajah yang paling sering disentuh oleh tangan adalah mata. "Karena itu, saya pake kacamata. Untuk ngindari menyentuh mata. Karena kuman itu akan menempel ke mata kalau dipegang," jelasnya. Tak lupa Risma mengucapkan terima kasih kepada Ubaya karena telah memberika bantuan berupa APD dan bilik aseptik. Sementara bantuan APD itu nantinya akan diserahkan ke tenaga medis. "Matur nuwun (terima kasih)," ucapnya.

Sementara Rektor Ubaya Benny mengaku aseptik ini relatif aman. "Bilik aseptik bilik relatif aman digunakan untuk mengeluarkan virus di badan dan sudah dicoba Bu Risma," kata Rektor Ubaya Benny. Dia menjelaskan aseptik itu buatan dosen dan mahasiswa teknik mesin dan manufaktur Ubaya. Dan untuk pemberian APD, pihaknya akan memberikan secara bertahap. "APD sangat banyak (yang diberikan) dan juga tahap pertama nanti ada susulan. Nanti akan diberikan lain," pungkasnya.


Sumber : Jawa Pos 3 April 2020, News.detik.com 02 Apr 2020

Last Updated on Sunday, 12 April 2020 13:10
 
UBAYA LUNCURKAN BEASISWA PEDULI COVID-19 PDF Print E-mail
Written by Bernadus Boli   
Saturday, 11 April 2020 16:01
Share | |



Pandemi Covid 19 masih terus berlanjut sampai dengan saat ini. Pemerintah terus melakukan langkah-langkah pencegahan, serta imbauan social distancing agar mata rantai covid- 19 bisa berakhir.

Demikian halnya Universitas Surabaya sebagai salah satu Lembaga Pendidikan tinggi di Surabaya juga berperan dalam melawan pandemic covid-19. Sebagai wujud aksi nyata kepedulian UBAYA kepada masyarakat yang terdampak Pandemi COVID-19, UBAYA luncurkan Program Beasiswa Peduli COVID-19 berupa potongan biaya sumbangan pendidikan dan biaya penyelenggaraan pendidikan di semester pertama hingga 80%.


Klik link berikut untuk daftar Daftar Beasiwa

#Ubaya for Indonesia

Last Updated on Saturday, 11 April 2020 16:12
 
DIALOG PROFESI PDF Print E-mail
Written by Bernadus Boli   
Monday, 02 December 2019 03:02
Share | |





Dialog Profesi merupakan salah satu kegiatan rutin prodi Teknik Manufaktur UBAYA dengan mendatangkan alumni untuk berbagi pengalaman mereka setelah lulus untuk memberi motivasi kepada mahasiswa. Pada hari Jumat (22/11), Prodi Teknik Manufaktur yang bekerjasama dengan KSM Teknik Manufaktur berkesempatan untuk menghadirkan salah satu alumni Teknik Manufaktur angkatan 2008 yaitu Ricky Dharmadipraja . Kak Ricky berbagi pengalamannya selama berkuliah di Teknik Manufaktur UBAYA. Ia juga berbagi informasi dan pengalaman dalam dunia industri terutama dalam bidang CNC yang ia kuasai. Saat ini, Kak Ricky terus mengembangkan workshopnya yang bernama PT. Duta Perkasa yang bergerak dalam bidang jasa. Tidak hanya itu saja, Kak Ricky memberi motivasi serta saran yang membangun kepada para mahasiswa aktif Teknik Manufaktur UBAYA. Menurutnya, hal yang penting dimiliki seseorang untuk mencapai kesuksesan dalam bidang pekerjaan, yaitu:  1. Mempunyai wawasan yang luas yang dapat diperoleh dengan sering membaca. 2. Menjadi pribadi yang berkualitas, dan dalam bekerja di dunia industri saat ini diperlukan hasil pekerjaan yang juga memiliki kualitas 3. Kejujuran dan on time.  Selain itu beliau juga mengatakan bahwa ketika kita bekerja, bekerjalah dengan apa yang kita senangi atau sukai, bukan karena paksaan. Diakhiri dengan beberapa kata motivasi dari Kak Ricky yaitu, “orang berpendidikan tinggi tidak menjadikan dirinya no 1 untuk orang lain, kerena di atas langit masih ada langit” . Acara kali ini menjadi inspirasi yang membangun mahasiswa Teknik Manufaktur untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan menjadi bekal bagi mahasiswa saat masuk dalam dunia kerja nantinya.


Baca Selengkapnya Teknik Manufaktur

Last Updated on Monday, 02 December 2019 03:08
 
KEMBALI BERPRESTASI DI PIMUS 9 PDF Print E-mail
Written by Bernadus Boli   
Monday, 02 December 2019 02:29
Share | |



Teknik Manufaktur kembali berprestasi di acara PIMUS (Pekan Ilmiah Mahasiswa  Surabaya) yang merupakan lomba atau kompetisi antara mahasiswa yang diadakan setahun sekali di Universitas Surabaya. Di PIMUS yang ke-9 ini, Teknik manufaktur mengirimakan 2 tim pada cabang PKM-KC, 4 tim pada cabang Karya Tulis Ilmiah serta 1 tim pada cabang ON MIPA Fisika. Setelah melalui beberapa proses, 3 tim cabang karya tulis ilmiah dan 2 tim cabang PKM-KC dinyatakan lolos ke babak final. Pada akhirnya, tim dari Teknik Manufaktur berhasil memperoleh JUARA 2 pada cabang KTI dan JUARA pada cabang PKM-KC. Tidak hanya itu, cabang ON MIPA Fisika juga meraih juara 1. Selamat bagi yang sudah juara, tetap semangat bagi yang kurang beruntung dan tetap semangat untuk seluruhnya. #ProudToBeManufers
Baca selengkapnya di Teknik Manukfaktur

Last Updated on Monday, 02 December 2019 03:09
 
SARASEHAN & STUDI EKSKURSI TEKNIK MANUFAKTUR 2019 PDF Print E-mail
Written by Bernadus Boli   
Monday, 07 October 2019 14:52
Share | |

Teknik Manufaktur UBAYA kembali mengadakan kegiatan tahunan yang selalu dinanti oleh mahasiswa & dosen Prodi Teknik Manufaktur yaitu Sarasehan pada tanggal 8 - 10 September 2019 di Ubaya Training Center (UTC) atau yang biasa dikenal dengan UBAYA kampus 3. Sarasehan diadakan untuk menjalin keakraban antar dosen dan mahasiswa Teknik Manufaktur. Diketuai oleh Wilyam, mahasiswa Teknik Manufaktur angkatan 2017 sebagai panitia sarasehan mengangkat tema "SANTUY" (Sarasehan Teknik Manufaktur Unyu-unyu). Acara Sarasehan diawali dengan kegiatan perkenalan diri masing-masing mahasiswa dan dilanjutkan dengan Dialog Dosen-Mahasiswa, dimana mahasiswa dapat berbagi keluh kesah dan mencari solusi yang tepat mengenai permasalahan yang ada bersama dosen dan mahasiswa Teknik Manufaktur. Pada malam hari nya, acara dilanjutkan dengan SPDC (Sarasehan Product Design Contest). Pada PDC kali ini, mahasiswa harus membuat desain produk dengan tema "Santuy" (Santai) kemudian mempresentasikannya di depan para juri (dosen Teknik Manufaktur). Ide kreatif dan unik muncul dari semua kelompok. Tak ketinggalan dosen-dosen Teknik Manufaktur juga ikut meramaikan kegiatan SPDC dengan ikut mempresentasikan produk "santuy" nya. Pak Sunardi, salah satu dosen Teknik Manufaktur mengatakan bahwa ide-ide semua kelompok dapat terwujud apabila ada kemauan untuk mewujudkannya. Hari kedua Sarasehan diawali dengan senam dan outbond. Para dosen juga ikut meramaikan Outbond. Outbond kali ini tetap mengangkat tema "SANTUY". Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan yang dipimpin oleh tim IOC dari UTC. Pelatihan ini bertujuan mengasah softskill mahasiswa Teknik Manufaktur. Malam hari nya, setiap angkatan mahasiswa Teknik Manufaktur menampilkan pentas seni pada acara Malam Apresiasi Seni (MAS), baik drama, menyanyi, maupun menari bersama. Sarasehan Teknik Manufaktur 2019 hari ke-2 ditutup dengan menyantap hidangan barbeque

Selengkapnya..

Last Updated on Tuesday, 08 October 2019 01:49
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>