LOGIN

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini217
mod_vvisit_counterKemarin439
mod_vvisit_counterMinggu ini3228
mod_vvisit_counterBulan ini7931
mod_vvisit_counterSemua938772

MAP

WHO'S ONLINE

Kami memiliki 31 tamu online
Featured Links:

Banner
Banner

Cari di web ini

Cari di Google

Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)
Home

Selamat Datang di Fakultas Teknik Universitas Surabaya

  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
Lawan COVID-19, Ubaya Beri Bantuan APD dan Bilik Aseptik Lewat Pemkot Surabaya PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Bernadus Boli   
Minggu, 12 April 2020 12:41
Share | |



Telah sebulan lebih lamanya, pandemi virus Corona atau Covid-19 ini mewabah di Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia sudah melakukan berbagai cara untuk menekan penyebaran visrus ini, tak lupa pemerintah kota Surabaya juga melakukan berbagai upaya dalam menekan dan menghambat penyebaran virus ini. Untuk membantu Pemerintah Kota Surabaya menanggulangi situasi ini, Ubaya menyerahkan donasi berbagai APD untuk tenaga kesehatan kepada Pemkot Surabaya. Sumbangan tersebut, antara lain, 20 boks masker, 10 boks glove SGPP steril, 100 unit hazmat suit, 50 pasang sepatu bot, 300 pasang kacamata pelindung, 80 jeriken cairan antiseptik yang masing-masing 5 liter, 20 jeriken cairan disinfektan yang masing-masing 5 liter, dan 2 bilik aseptic, yang mana 2 bilik aseptik tersebut adalah hasil karya dosen, mahasiswa dan keryawan dari salah satu Prodi. Baru  yaitu Teknik Mesin dan Manufaktur FT Ubaya

Di depan Rektor Ubaya Ir Benny Lianto MM BAT, Risma mengatakan jika bilik ini aman digunakan. Bahkan negara-negara maju lainnya sudah mulai banyak yang memakai bilik aseptik atau bilik sterilisasi.

"Karena kan virus senang di logam, kancing, sabuk, kaca mata. Kalau yang dicuci hanya ini (tangan) tidak ada gunanya. Semua negara pakai ini bilik, Jerman, Turki, Belanda bahkan Amerika mau buat," kata Risma di depan Balai Kota Surabaya, Kamis (2/4/2020).

Risma menceritakan hingga kini dia terus menggunakan kaca mata. Sebab, area wajah yang paling sering disentuh oleh tangan adalah mata. "Karena itu, saya pake kacamata. Untuk ngindari menyentuh mata. Karena kuman itu akan menempel ke mata kalau dipegang," jelasnya. Tak lupa Risma mengucapkan terima kasih kepada Ubaya karena telah memberika bantuan berupa APD dan bilik aseptik. Sementara bantuan APD itu nantinya akan diserahkan ke tenaga medis. "Matur nuwun (terima kasih)," ucapnya.

Sementara Rektor Ubaya Benny mengaku aseptik ini relatif aman. "Bilik aseptik bilik relatif aman digunakan untuk mengeluarkan virus di badan dan sudah dicoba Bu Risma," kata Rektor Ubaya Benny. Dia menjelaskan aseptik itu buatan dosen dan mahasiswa teknik mesin dan manufaktur Ubaya. Dan untuk pemberian APD, pihaknya akan memberikan secara bertahap. "APD sangat banyak (yang diberikan) dan juga tahap pertama nanti ada susulan. Nanti akan diberikan lain," pungkasnya.


Sumber : Jawa Pos 3 April 2020, News.detik.com 02 Apr 2020

Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 12 April 2020 13:10