LOGIN

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini30
mod_vvisit_counterKemarin158
mod_vvisit_counterMinggu ini639
mod_vvisit_counterBulan ini2701
mod_vvisit_counterSemua642508

MAP

Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)
Home Berita Srikandi Informatika Ubaya Berlaga dan Menjadi Juara II dalam Open Jive 2009
Srikandi Informatika Ubaya Berlaga dan Menjadi Juara II dalam Open Jive 2009
Jumat, 17 Juli 2009 11:36
Share | |

Jakarta, Juli 2009
Bersamaan dengan masuknya wakil Jurusan Teknik Informatika Universitas Surabaya ke final kompetisi INAICTA 2009, mahasiswa Jurusan Teknik Informatika lainnya juga masuk ke final Open Jive 2009. Kompetisi ini yang diselenggarakan oleh SUN Microsystem, developer java yang berasal dari California, Amerika Serikat.


Informatika Ubaya Berlaga dan Menjadi Juara II dalam Open Jive 2009
Atas: Christina Sutedja mewakili tim menerima
penghargaan untuk juara 2. Bawah: Tim Phoenix :
Fanny, Christina, Venny





Open Jive 2009 ini diadakan pertama kali pada tahun ini, dan akan diselenggarakan sebagai acara tahunan dari SUN Microsystem. Pemenang dari kompetisi ini, akan dikirim ke kompetisi yang sama, di tingkat regional (Asia) yang diselenggarakan di Singapore, pada akhir bulan ini. Dalam kompetisi ini, peserta diberi kesempatan untuk menciptakan sebuah aplikasi yang dikembangkan dengan bahasa pemrogaman java, dan diharapkan dapat membantu kehidupan manusia.

Tim srikandi Ubaya (Universitas Surabaya), yang menamakan dirinya tim Phoenix, beranggotakan Christina Sutedja , Venny Juliana dan Fanny Pricilia, berhasil lolos bersama dua tim lainnya dari UIN Jakarta dan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, ke babak final Open Jive 2009, dengan menyajikan sebuah program yang diberi nama personal finance manager.

Personal Finance Manager merupakan sebuah aplikasi yang dioperasikan di telepon seluler, dimana penggunanya dapat menginputkan pengeluaran dan pemasukannya, dengan berbagai fitur yang disediakan, seperti pengingat ketika keuangan mulai tipis, tagihan kartu kredit yang mendekati limit, laporan proporsi pengeluaran, konversi kurs dan lain sebagainya. Ide pembuatan aplikasi ini adalah cukup seringnya muncul keluhan dan mahasiswa yang tinggal di rumah kos, tentang keuangan yang seret memasuki pertengahan bulan, karena kurangnya kesadaran untuk mengatur keuangan sejak dini.

Pada pengembangannya, diharapkan aplikasi ini dapat digunakan oleh semua lapisan masyarakat, termasuk oleh para karyawan/karyawati yang memiliki pemasukan terbatas, dengan kebutuhan yang cukup banyak, dimana aplikasi ini dapat memberikan alternative pengaturan keuangan sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

Setelah berjuang mempresentasikan hasil karya mereka di Jakarta, akhirnya Tim Phoenix dari Ubaya berhasil menjadi Juara 2, sedangkan Juara 1 dimenangkan oleh tim Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Meskipun Phoenix belum berhasil mengikuti kompetisi regional pada tahun ini, pengembangan personal finance manager diyakini dapat memenuhi kebutuhan banyak orang.
Viva Informatika Universitas Surabaya!!

dikutip dari www.ubaya.ac.id