LOGIN

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini51
mod_vvisit_counterKemarin192
mod_vvisit_counterMinggu ini51
mod_vvisit_counterBulan ini5791
mod_vvisit_counterSemua623038

MAP

Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)
Home Berita Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Surabaya Berhasil Meraih Penghargaan Merit Pada INAICTA 2009
Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Surabaya Berhasil Meraih Penghargaan Merit Pada INAICTA 2009
Kamis, 30 Juli 2009 10:14
Share | |

Setelah mengikuti tahap seleksi yang terdiri dari 3 tahap penjurian yang berjalan lebih kurang 4 bulan, Reden Tanago wakil dari Jurusan Teknik Informatika Universitas Surabaya (UBAYA) akhirnya berhasil meraih penghargaan Merit untuk kategori Student Project tingkat Perguruan Tinggi di ajang Indonesia ICT Award (INAICTA) 2009. Penghargaan ini disampaikan pada malam penganugerahan Indonesia ICT Award yang diadakan pada tanggal 29 Juli 2009 lalu di Jakarta Convention Centre.


Reden Tanago berfoto di depan Jakarta Convention Centre (kiri), Hasil Karya Reden (kanan)
Reden Tanago berfoto di depan Jakarta Convention Centre (kiri), Hasil Karya Reden (kanan)


INAICTA merupakan sebuah acara akbar nasional yang merupakan kelanjutan dari acara APICTA (Asia Pacific ICT Award) versi nasional dimana sejak tahun 2007 even ini berganti nama menjadi INAICTA. Acara ini yang bertujuan untuk memberikan penghargaan terhadap karya-karya telematika terbaik nusantara diselenggarakan oleh komunitas teknologi informasi dan komunikasi tanah air dengan dukungan penuh dari Depkominfo.

Rangkaian acara inti pada INAICTA 2009 kali ini adalah lomba karya cipta teknologi Informasi dan Komunikasi yang dibagi menjadi sejumlah kategori. Jumlah peserta untuk tahun ini mencapai lebih dari 700 peserta, jumlah ini lebih meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Setiap peserta nantinya akan melewati 3 macam seleksi yaitu Penjurian berdasarkan kelengkapan dokumen dan syarat pendaftaran, penjurian offline, yaitu penjurian seluruh karya peserta oleh sekitar 90 anggota dewan juri, serta penjurian by discussion, yaitu penjurian berdasarkan presentasi peserta, di mana peserta akan mendemokan karyanya di depan juri

Untuk tahun ini Ubaya mendaftarkan beberapa karya mahasiswa jurusan Teknik Informatika pada kategori Student Project tingkat Perguruan Tinggi. Dua di antaranya terpilih menjadi finalis dari 11 finalis yang ada dan lolos ke tahap ketiga. Pada tahap ketiga tersebut, salah satu karya dinyatakan lolos seleksi untuk menjadi salah satu dari lima nominator INAICTA 2009 kategori Student Project tingkat Perguruan Tinggi. Karya tersebut adalah ”Pembuatan Generator dan Solver Permainan Sudoku” oleh Reden Tanago.

Sudoku adalah permainan teka-teki angka berbasis logika. Tujuan permainannya adalah melengkapi grid berukuran 9x9 yang telah terisi sejumlah angka, dengan aturan setiap kolom, baris, dan kotak berukuran 3x3 terisi dengan angka 1 sampai 9 masing-masing satu buah. Permasalahan yang sering dialami pemain adalah terbatasnya soal sudoku yang ada baik di perangkat mobile maupun di berbagai situs permainan sudoku, kesulitan mendapatkan soal dengan tingkat kesulitan tertentu, serta kesulitan menyelesaikan sudoku. Melalui perangkat lunak yang dibuat oleh Reden ini, pemain dapat memperoleh berbagai jenis soal Sudoku dalam jumlah yang tak terbatas. Selain itu pemain yang ingin mengetahui jawaban dari soal yang diperoleh dari tempat lain dapat memasukkan soal tersebut ke perangkat lunak ini untuk mengetahui jawabannya.

Akhirnya setelah melalui berbagai proses penjurian, dewan juri akhirnya menetapkan karya Reden sebagai salah satu jawara ajang Indonesia Information and Communication Technology Award (INAICTA) 2009. Selamat untuk Reden dan Jurusan Teknik Informatika Universitas Surabaya.

dikutip dari www.ubaya.ac.id