LOGIN

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini56
mod_vvisit_counterKemarin114
mod_vvisit_counterMinggu ini1154
mod_vvisit_counterBulan ini3559
mod_vvisit_counterSemua633369

MAP

Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)
Home Berita DMP Universitas Surabaya Unjuk Gigi Dalam IFFINA 2010
DMP Universitas Surabaya Unjuk Gigi Dalam IFFINA 2010
Senin, 15 Maret 2010 09:32
Share | |

Sejak kemunculannya tiga tahun lalu. Program studi (prodi)  Desain Manajemen Produk (DMP), FT Ubaya kian menunjukkan eksistensinya. Terlebih dengan usia yang relatif muda, prestasi demi prestasi kian menghujani DMP. Hal ini terus memompa mahasiswa DMP untuk berkreatifitas dalam menghasilkan karya yang inovatif. Kali ini karya mereka (mahasiswa DMP) akan ditampilkan pada The 3rd International Furniture & Craft Fair Indonesia (IFFINA) 2010, 11-14 Maret di JIEXPO Jakarta.



karya mahasiswa DMP dalam desain furnitur dan kerajinan melalui IFFINA
karya mahasiswa DMP dalam desain furnitur dan kerajinan melalui IFFINA


IFFNA sendiri merupakan pameran furniture dan craft, dimana dalam pameran ini melibatkan 350 peserta dengan 10.000 pembeli dari seluruh Indonesia. Keikutsertaan DMP dalam ajang tahunan ini, merupakan unjuk gigi kreatifitas karya mahasiswa DMP dalam desain furnitur dan kerajinan ke dunia melalui IFFINA. Karya mereka nantinya dapat menunjukkan bahwa Indonesia dan khususnya  DMP Ubaya memiliki desain yang artistik bersaing dengan sentuhan segar dan unik.

Dalam kesempatan emas ini, DMP mengirimkan tiga buah karya furniture dengan desainer mahasiswa. Yakni kursi Angkringan, Bamboocha (Tongkanan Toraja) dan Neo C (Dayak). Uniknya, kesemua karya tersebut menggunakan basic idea-nya ciri khas 'aseli' Indonesia. Seperti Angkringan Jawa Tengah (berasal dari bahasa Jawa ' Angkring ' yang berarti duduk santai), Bamboocha yang mengadopsi tongkanan atau rumah adat Toraja, Neo C dengan ciri khas suku Dayaknya. Menurut Kumara S, selaku dosen pendamping dalam kegiatan ini, keikutsertaan DMP dalam ajang ini berawal dari studi banding yang telah dilaksanakan. β€œ Ternyata banyak perguruan tinggi yang mengikuti IFFINA, dan ini kali pertama Ubaya ikut serta,” ungkapnya. Kumara sendiri menuturkan, ketiga karya yang ditampilkan sebenarnya tugas mahasiswa dalam matakuliah Mebel I (semester ganjil). β€œDan ketiganya merupakan produk terbaik dalam tugas matakuliah tersebut,” tambahnya. Bisa dibilang, ketiga produk unggulan tersebut memiliki ergonomi, estetika, kreatifitas dan keunikan masing-masing, disamping fungsinya sebagai sarana duduk.

Selain itu, dalam IFFINA 2010 sebagai salah satu pameran mebel terbesar di Indonesia ini hadir pula International Buyers dan perwakilan DIKTI. Menurut Kumara, dalam ajang ini DMP Ubaya bisa menunjukkan eksistensinya, pastinya sebagai prodi unggulan yang dimiliki Ubaya. (cuy/wu).

dikutip dari www.ubaya.ac.id