LOGIN

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini48
mod_vvisit_counterKemarin114
mod_vvisit_counterMinggu ini577
mod_vvisit_counterBulan ini1678
mod_vvisit_counterSemua650192

MAP

Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)
Home Berita Pamerkan Teknologi Keamanan Berkendara
Pamerkan Teknologi Keamanan Berkendara
Senin, 05 Maret 2012 12:44
Share | |


SURABAYA - Puluhan teknologi sederhana yang dapat membantu mengurangi risiko berkendara dipamerkan di Grand City Mall and Convex Surabaya kemarin (4/3). Karya yang dipamerkan bukan hanya dari kalangan mahasiswa, tapi juga siswa. Selain dipamerkan, karya itu diikutsertakan dalam lomba bertajuk product design contest yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Ubaya.


alt
"Suasana Product Design Contest [Foto doc : Jawa Pos]"

Salah satu karya yang menyedot perhatian pengunjung adalah pembuka pintu otomatis. Karya buatan tiga mahasiswa Program Studi Teknik Manufaktur Ubaya itu terinspirasi oleh maraknya kecelakaan bus. Tim yang terdiri atas Daniel Hermawan Kuncoro, Aland Rinaldi Gunawan, dan Ardy Hariyanto tersebut memanfaatkan sensor panas dan asap. Sensor itu dihubungkan ke aktuator berupa central lock yang biasa terdapat pada mobil. Lalu, terhubung pula dengan pengunci untuk kaca.

"Central lock akan membuka kunci dan jendela pun terbuka," kata Daniel. Selain itu, mereka sudah menyiapakan tuas manual untuk berjaga-jaga bila sistem otomatis tersebut rusak. Tuas itu rencananya diletakkan di sebelah tempat duduk supir bus.

Karya siswa SMA Kristen Petra I juga tak kalah menarik. Mereka membuat tempat duduk khusus bagi balita. Kursi yang bisa diletakan di sepeda motor itu dilengkapi dengan sabuk pengaman. Ada juga bagian untuk menutupi kepala dari panas.

"Idenya muncul pada saat saya masih kecil dan ketiduran waktu dibonceng ke dokter," kata Ferlinda Hermawan, salah seorang siswa SMA Kristen Petra I. Nah, dengan menggunakan karya yang mereka namai Safety Kids itu, persoalan tersebut bisa terselesaikan.

dikutip dari : www.ubaya.ac.id