LOGIN

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini48
mod_vvisit_counterKemarin114
mod_vvisit_counterMinggu ini577
mod_vvisit_counterBulan ini1678
mod_vvisit_counterSemua650192

MAP

Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)
Home Berita Pencanangan Ubaya Sebagai I-Campus
Pencanangan Ubaya Sebagai I-Campus
Selasa, 03 Juni 2008 16:18
Share | |
Universitas Surabaya yang Maret 2008 lalu genap berusia 40 tahun, mencanangkan dirinya sebagai i-campus. Pencanangan ini dilakukan M. NUH Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) bersama BENNY LIANTO Dekan Fakultas Teknik Ubaya, dan WIBISONO HARJO PRANOTO Rektor Ubaya di pusat perbelanjaan City of Tommorrow (CiTo).

M NUH Menkominfo, BENNY LIANTO Dekan Fakultas Teknik Ubaya, dan
WIBISONO HARJO PRANOTO rektor Ubaya. Mereka bertiga menekan
tombol laptop menandakan dicanangkannya Ubaya sebagai i-campus.
Foto : EDDY suarasurabaya.net

WIBISONO HARJO PRANOTO Rektor Ubaya dalam sambutannya mengatakan i-campus yang dicanangkan di 40 tahun Ubaya ini sebenarnya merupakan sebuah konsep Ubaya sebagai Integrated campus, Information and Communication Technology-based Campus, Innovative and Intelligent Campus, dan Indonesia-multicultural Campus.

Sebagai sebuah integrated campus, kata WIBISONO, Ubaya merupakan kampus yang memiliki 3 lokasi perkuliahan, yakni di Jl. Ngagel Jaya Selatan, Tenggilis, dan Trawas. Sebagai sebuah universitas berciri modern, kata WIBISONO, Ubaya berupaya mengintegrasikan seluruh potensi kampus yang berada di 3 lokasi tersebut guna mewujudkan tri darma perguruan tinggi.

Selain itu, sebagai kampus yang berbasis pada teknologi informasi dan komunikasi, Ubaya, kataWIBISONO selalu berkomitmen menggunakan ICT dalam aktivitasnya. “Ini ditunjukkan dengan predikat kami sebagai pengguna bandwidth pita lebar terbesar untuk pengguna kampus. Semuanya ini untuk memperlancar jalannya kegiatan kampus,” kata WIBISONO.

Sebagai Innovative and Intelligent Campus, kata WIBISONO, Ubaya berupaya menjadikan dirinya kampus yang cerdas dan inovatif lewat konsep learning organization.

Ubaya juga merupakan kampus yang merepresentasikan Nusantara berupa keberagaman budaya lokal, bahasa, agama, etnis, dan suku. “Secara khusus, Ubaya mengembangkan etika multikultur ini di mata kuliah umum,” ujarnya.

Terakhir, sebagai International Campus, Ubaya mengembangkan dirinya sebagai world class university, bekerjasama dengan institusi pendidikan negara lain mewujudkan pelayanan pendidikan yang berkualitas.

Sementara itu M. NUH dalam sambutannya menyambut baik pencanangan Ubaya sebagai i-campus. Menurutnya, dalam era kesalingketergantungan ini, pemerintah tidak bisa bekerjasendirian. Perlu kontribusi pihak lain mewujudkan target-target pembangunan, diantaranya seperti yang dilakukan Ubaya.(edy)

dikutip dari SuaraSurabaya.net, 2 Juni 2008
[eko]