Pada 5 Februari 2025, Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur (TMM) Universitas Surabaya (UBAYA) mengadakan workshop “Digital Prototyping with 3D Printing and 3D Scanner”. Acara ini dihadiri oleh siswa-siswi SMP Gloria 2 Surabaya yang tertarik untuk mengenal lebih dalam dunia teknik mesin dan teknologi manufaktur modern.
Kegiatan ini diawali dengan sesi pengenalan jurusan Teknik Mesin dan Manufaktur di Universitas Surabaya (UBAYA). Pada sesi ini, para siswa diberikan wawasan mengenai berbagai bidang yang dipelajari dalam teknik mesin serta peran pentingnya dalam industri saat ini, lalu mereka juga diperkenalkan dengan teknologi yang digunakan dalam bidang manufaktur, seperti 3D printing, 3D scanner, dan aplikasi desain Creo.
3D printing adalah teknologi yang membuat objek fisik dari model digital dengan cara menumpuk material lapis demi lapis. Teknologi ini banyak digunakan dalam berbagai industri, seperti manufaktur, otomotif, hingga medis, karena mampu mempercepat proses prototipe produk sebelum diproduksi secara massal. Sementara itu, 3D scanner adalah perangkat yang digunakan untuk menangkap bentuk objek fisik dan mengubahnya menjadi model digital yang bisa diedit atau diproduksi ulang. Alat ini sangat berguna untuk reverse engineering dan pembuatan model presisi tinggi.
Untuk mendukung desain objek yang akan dicetak dengan 3D printing, para siswa juga diperkenalkan dengan aplikasi Creo. Creo adalah perangkat lunak desain berbasis komputer yang digunakan untuk membuat model 3D. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa merancang produk dengan detail tinggi, melakukan simulasi, serta memastikan bahwa desain yang dibuat siap untuk diproduksi dengan teknologi 3D printing.
Para siswa berkesempatan untuk langsung mencoba menggunakan 3D printer dan 3D scanner. Mereka diajak untuk melihat bagaimana proses pencetakan model dari desain digital hingga menjadi sebuah objek nyata. Selain itu, mereka juga belajar memindai objek menggunakan 3D scanner dan mengubah hasilnya menjadi model digital yang dapat dimodifikasi menggunakan aplikasi Creo.
Terlihat jelas semangat para siswa sepanjang acara, banyak dari mereka yang kagum dengan bagaimana teknologi ini dapat mewujudkan ide menjadi bentuk fisik dalam waktu singkat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, TMM UBAYA terus berupaya untuk memperkenalkan perkembangan teknologi kepada generasi muda serta membangun ketertarikan mereka terhadap dunia teknik dan inovasi.